Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan beserta Penjelasannya

Diposting pada

Surat lamaran pekerjaan sendiri merupakan surat yang dibuat untuk melamar pekerjaan diperusahaan atau instansi tertentu. Dalam pembuatan surat tersebut haruslah dibuat dengan sistematika yang telah ditentukan, sitematika surat lamaran pekerjaan tersebut adalah:

Sistematika surat lamaran pekerjaan dengan penjelasannya.



1. Tempat dan tanggal pembuatan surat

Tempat dan tanggal pembuatan surat ditempatkan di pojok kanan atas tanpa titik di akhir, karena bukan sebuah kalimat.

Contoh: Bali, 27 Agustus 2019

2. Lampiran dan hal

a. Kata Lampiran dan hal tulisannya tidak boleh disingkat, contohnya seperti lampiran menjadi lamp. Itu tidak boleh.

b. Angka dalam kolom lampiran ditulis mengunakan huruf, misalnya
Lampiran: Tujuh lembar
Hal          : Permakluman

3. Alamat surat

  1. Alamat surat menggunakan Kepada.
  2. Penulisan alamat disarankan tidak melebihi tiga baris.
  3. Penyebutan jabatan tidak diperbolehkan menyebutkan jenis kelamin, seperti bapak ataupun ibu. Walaupun kita sudah tau bahwa yang menjabat diperusahaan tersebut laki-laki atau perempuan.
  4.  Penulisan kata “Jalan” pada alamat tidak diperkenankan untuk disingkat.
  5. Tidak menggunakan titik dimasing-masing akhir barisnya.

Sebagai contoh:

Yth. Manager Cara Kelas
Jalan Anggrek Nomor 10, Tabanan
Bali

4. Salam pembuka

Dalam penulisan salam pembuka “Dengan hormat” gunakan tanda baca koma (,).

Contoh penggunaaan tanda koma:

Dengan hormat,

5. Alinea Pembuka

Alinea pembuka sebaiknya menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Tujuannya agar pihak instansi yang membaca surat yang dibuat tidak terseinggung. Di dalam alinea ini juga berisikan pernyataan umum yang menggambarkan tentang diri pelamar.

6. Isi

Didalam bagian isi ini terdapat:

a. Identitas

Isi identitas berisikan keterangan berupa nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir, dan dapat ditambahkan lagi sesuai dengan keperluan. Didalam menuliskan keterangan tersebut, huruf awal menggunakan huruf kecil.

Contoh:

nama                        : Bima Saputra
tempat tanggal lahir : Kediri, 31 Maret 2002
pendidikan terakhir  : S-1 Sistem Komputer

b. Maksud dan tujuan

Maksud dan tujuan merupakan keterangan mengenai alasan pelamar perkerjaan dalam menulis surat tersebut.

c. Menyatakan lampiran

Didalam lamaran pekerjaan terdapat beberapa lampiran tentang syarat yang telah diminta oleh instansi yang membutuhkan pekerja. Oleh karena itu, pelamar harus memenuhi lampiran yang diminta oleh instansi tersebut.

Kemudian, disetiap rincian digunakan tanda baca titik koma (;) dan di akhir lampiran digunakan tanda baca titik (.).

Contoh:

fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi;
fotokopi kartu tanda penduduk;
pasfoto ukuran 3×4.

7. Penutup

Dibagian penutup surat, haruslah menunjukan bahwa pelamar ini sangat antusias dalam melamar pekerjaan tersebut.

Contohnya:

Demikianlah surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Besar harapan saya untuk dapat menjadi bagian dari perusahan ….

8. Salam penutup

Pada bagian awal sudah diawalai dengan salam pembuka, tentulah penulisan surat ini harus diakhiri salam penutup. Seabagai surat lamaran, salam penutup itu sangat penting, karena sebagai bentuk dari etika, sopan santun, dan penghormatan.

Contoh dari salam penutup adalah Hormat Saya,

9. Tanda tangan dan nama terang

Tanda tangan ini diletakan biasanya di pojok kanan bawah surat, lalu diikuti dengan penulisan nama lengkap:

Contoh:

Hormat saya,

↺(ttd)

Bima Saputra

Nah demikianlah mengenai sistematika surat lamaran pekerjaan beserta sedikit penjelasannya. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi dan bermanfaat.

Baca juga: Pengertian Definisi

Gambar Gravatar
Pemain Sandiwara Bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *