Inilah Sedikit #CeritakuDariRumah

Ramadhan tahun ini benar-benar terasa sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, semua kegiatan terasa “asing” dalam kehidupan ini.

Yang awalnya bisa kesana kemari, kini telah terhenti sementara waktu karna wabah corona ini. Memang tidak ada yang bisa disalahkan, karena wabah ini datang dari Sang Pencipta.

“Ujian”, memanglah kata yang sangat tepat untuk menyebut kondisi sekarang ini.

Walau sangat terasa berbeda, saya yakin, banyak diantara teman-teman masih merasakan serunya ramadhan tahun ini.

Tetap Menebar Kebaikan Selagi Bisa

Walau kita hanya bisa berdiam diri dirumahaja, kita masih tetap bisa menebar kebaikan. Dengan berdiamnya kita dirumahaja, itu sudah termasuk kebaikan, yaitu untuk mengurangi penyebaran virus corona ini.

Selain itu, ada banyak juga jenis kebaikan yang bisa kita lakukan, yaitu tetap membagikan konten yang bermanfaat di media sosial kita. Selalu mengajak follower untuk berada dijalan kebaikan.

Ramadhan Tahun 2020

Sedari sebelum datangnya tahun 2020 ini, saya sangat berharap dan membayangkan agar bisa bertemu dengan ramadhan, tapi tidak ada bayangan sedikitpun mengenai datangnya ujian ini. Angan-angan ingin merasakan buka bersama sahabat, malah tidak bisa dilakukan.

Tapi ramadhan tahun ini masih bisa terasa nikmat, karena bisa berkumpul dengan keluarga lemih lama lagi.

Datangnya Covid-19

Ya, Covid-19 adalah sebutan bagi ujian ini. Yang tak disangka kedatangannya, dan tak diketahui bagaimana wujudnya dengan panca indra.

“Kau itu bagaikan kejutan”, yang denganmu aku bisa merasa bersyukur, sekaligus harus intropeksi diri.

Semoga kau lekas pergi dari dunia ini.

#CeritakuDariRumah

Banyak hal yang telah saya lakukan ketika diam dirumahaja, dari mencoba untuk membangun bisnis, dan belajar suatu hal baru. Bahkan Relasi bisnis online semakin bertambah.

Banyak wajah baru yang ternyata memiliki kemampuan yang sangat hebat. Mereka bisa disebut sebagai Pebisnis Sejati.

Berawal dari persiapan untuk mengikuti Ujian Nasional SMK 2020, tapi harus ditiadakan karena kondisi seperti sekarang ini. Terpikir dengan jelas “saya harus mewujudkan visi saya“, tidak ada alasan-asalan untuk menunda ini, telah saya putuskan untuk membangun beberapa chanel website baru.

Yang sangat saya harapkan bisa menjadikan pasive income diwaktu mendatang.

Sempat juga mengikuti beberapa lomba blog, kebanyakan kalah, tapi alhamdulillah ada 1 tulisan dari blog ini mendapatkan juara, yaitu Sewa Bus Semarang.

Tidak ada pikiran kalau bakalan menang, karena status lomba tersebut adalah Kontes SEO, yang menjadikan posisi artikel di Google menjadi penilainnya.

Tapi tak disangka, ternyata ada kategori Artikel Terbaik, singkatnya, artikel saya itu masuk nominasi:

Tetap Menebar Kebaikan

Punya pemikiran, karena keadaan menjadi sedikit sulit, banyak anggota keluarga yang harus kelihangan pekerjaannya sementara, dan ada juga yang harus banting setir untuk mendapatkan penghasilan demi memenuhi kebuthan harian.

“kami” punya inisiatif untuk menebar kebaikan, dengan berbagi nasi bungkus dan takjil gratis untuk warga yang ada di Kota Tabanan. Alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar, dan besok Selasa, 19 Mei 2020 kami juga akan melaksanakan acara seperti ini 1 kali lagi di Bulan Ramadhan ini.

remaja masjid yanufa tabanan
Potret berbagi nasi dan takjil gratis.

Ramadhan Tetap Bernilai Kali Lipat

Walau saat ini belum bisa melakukan kegiatan Ibadah secara berjamaah dengan masyarakat, tapi kita harus tetap yakin, kalau setiap ibadah yang kita lakukan saat ini bernilai sama dengan ibadah pada umumnya diluar masa ujian ini.

Yang biasanya jamaah di masjid, Insya Allah, tetap mendapatkan niat shalat jamaahnya.

Begitu juga dengan yang biasanya gemar silaturahim, Insya Allah kebaikan itu tetap Allah berikan kepada kita.

Ini sedikit #CeritakuDariRumah, semoga bisa menginspirasi teman-teman sekalian.

 

“Tulisan ini diikutsertakan dalam blog competition “Ceritaku Dari Rumah” yang diselenggarakan Oleh Ramadhan VirtualĀ  Fertival dari Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan”

Tinggalkan komentar