Aspek Penunjang Usaha Budidaya Ternak Ayam Sebagai Penghasilan Tambahan bagi Masyarakat

Aspek Penunjang Usaha Budidaya Ternak Ayam sebagai Penghasilan Tambahan bagi Masyarakat – Banyak sekali peluang bisnis yang ada di indonesia. Mulai dari buka toko, dropship, sampai kepada bentuk bentuk pemeliharaan ataupun budidaya hewan ternak.

 

Salah satunya adalah peluang bisnis budidaya hewan ternak ayam. Usaha per-ayaman di indonesia kian banyak digandrungi oleh masyarakat. Dibalik hal tersebut ada preferensi orang indonesia yang tertanam dibenak mereka tentang kelezatan masakan yang didasari oleh bahan baku ayam.

 

Jenis makanan berbahan baku ayam apapun. Baik itu ayam goreng, ayam kecap manis, opor ayam, ayam bakar, ayam serundeng, gulai ayam, ayam geprek dan masih banyak lainnya. Mengapa banyak sekali jenis varian masakan ayam? Karena indonesia memiliki kekayaan aneka rempah rempah berlimpah yang bisa di mix and match dengan masakan apapun, khususnya ayam.

 

Kemudian, seperti yang kita ketahui bersama. Indonesia juga memiliki keterampilan yang inovatif dalam merangkai berbagai macam persoalan. Sehingga muncul ide ide varian baru dari masakan olahan ayam mentah. Namun, kita tidak akan lebih lanjut  membahas mengenai persoalan jenis varian rasa ayam. Karena itu merupakan sebuah output yang sudah jadi.

 

Dan tinggal langsung dinikmati. Tetapi kita disini akan membahas mengenai aspek penunjang bagi usaha budidaya ternak ayam sebagai penghasilan tambahan bagi masyarakat.

 

usaha ayam potong
Source img : rumahayampotong.com

 

Ada yang kenal bill gates? Sudah kenal? Atau masih belum kenal? Kalau masih belum kenal sama om bill gates, saya sarankan anda membaca tentang biografi beliau terlebih dahulu untuk dapat memahami cerita yang akan saya jelaskan.

 

Dalam salah satu tulisan di instagram yang pernah saya baca. Om bill gates pernah menerangkan bahwa jika ia jatuh miskin. Maka ia akan memulai usaha dengan berternak ayam. Kok bisa? Bisa dong, beliau menjelaskan bahwa berternak ayam lebih mudah dan murah dalam perawatan.

 

Lebih lanjut om bill gates memberikan analogi itung itungan bisnis nih. Misal seseorang memiliki 1 ayam jantan dan 5 ayam betina. Maka dalam 3 bulan setidaknya seseorang tersebut telah memiliki setidaknya 40 anak ayam.

Dengan harga 5 USD (ini menyesuaikan kondisi wilayah seseorang itu tinggal) per ekor ayam. Maka dalam setahun peternak dapat menghasilkan setidaknya USD 1000 dan akan semakin berkembang jika peternak menambah ayam jantan dan ayam betina lainnya.

 

Selain itu juga, ayam dapat dengan mudah makan apapun yang ada ditanah. Kemudian, untuk ayam betina. Dibutuhkan kandang khusus untuk mengeram dan menetuskan telur-telurnya. Dalam aspek kesehatan dibutuhkannya vaksinasi dalam membunuh kuman kuman dan berbagai macam penyakit yang akan membahayakan manusia.

 

Semua itu dapat didapatkan dengan mudah dengan harga yang terjangkau. Kesimpulannya. Beternak ayam adalah salah satu usaha paling menjajikan bagi para peternak ayam ataupun bagi seseorang yang ingin memulai usaha bisnis berternak ayam.

Tapi lagi lagi muncul masalah, bagaimana bisa seseorang dapat meningkatkan keterampilannya dalam berternak ayam, khususnya bagi para pemula? Apa yang harus di kerjakan terlebih dahulu? Apa yang harus diperhatikan dalam berternak ayam sehingga dapat berkembang?

Dalam jurnal yang ditulis oleh Tuti widjastuti, wiwin tanwiriah, dani garrnida dan abun. mereka menjelaskan aspek aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam meningkatkan keterampilan para peternak ayam. Salah satunya adalah dengan menggunakan pendekatan teknologi. Ada yang dinamakan dengan teknologi pemanfaatan mesin tetas untuk memperbanyak anak ayam secara seragam.

 

Namun, pendekatan teknologi yang sudah disampaikan tadi tidak semata mata menjadi satu faktor saja. Ada faktor faktor lain seperti penggunaan ransum yang berkualitas dan juga pengelolaan yang berkesinambungan menjadi hal yang mutlak dalam hal ini.

Siapa yang menjalankan ini semua ini? Lebih lanjut dalam jurnal tersebut bahwa ada potensi besar yang harusnya dimanfaatkan. Yakni, ibu ibu PKK setempat. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa usaha ternak ayam ini bisa digunakan sebagai penghasilan tambahan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan hidup.

 

Disamping kepala keluarga mencari nafkah utama. Ibu ibu juga bisa membantu kepala keluarga tadi dalam memberikan penghasilan tambahan. Selain itu juga, dalam masalah yang lebih teknis. Aspek penunjang lainnya adalah dengan cara memilih bibit, cara membuat ransum, cara mentreatment kandang, serta hasil akhirnya yang didapatkan adalah olahan pembuatan nugget dan bakso sebagai hasil jadi dari bahan baku ayam.

Baca juga: Cara mendapatkan uang dari blog.

Dari masalah penerapan teknis dengan menggunakan pendekatan penerapan teknologi mesin tetas yang dilakukan secara maksimal, InsyaAllah juga dibarengi dengan do’a. Bisa didapatkan dengan hasil yang memuaskan. InsyaAllah.

Kesimpulan:

Aspek aspek penunjang dalam usaha budidaya ternak ayam adalah sebagai berikut: Pendekatan menggunakan teknologi, cara memilih bibit, cara membuat ransum, cara mentreatment kandang, dan cara pengolahan berbahan dasar ayam. Aktor yang memiliki potensi adalah ibu ibu pkk sebagai penggerak dari usaha budidaya ternak ayam ini.

Daftar pustaka:

Liputan6.com, dapat diakses melalui https://www.liputan6.com/bisnis/read/4013131/kalau-jatuh-miskin-bill-gates-bakal-ternak-ayam.

Widyastuti, Tuti. Tanwiriah, Wiwin. Garrnida, Dani dan Abun. 2017. Peningkatan keterampilan budidaya ternak ayam melalui penerapan teknologi peternakan di desa gagasari dan kalimaro kabupaten cirebon. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Vol 1. No 4. Dapat diakses melalui http://jurnal.unpad.ac.id/pkm/article/view/16408.

Tinggalkan komentar